Warisan Cita-Cita

Waktu menunjukkan pukul satu dini hari ketika Jani masih nampak sibuk dengan bacaannya. Siang tadi, ia menyempatkan diri untuk mampir ke perpustakaan kota untuk meminjam buku-buku. Kali ini pilihannya jatuh kepada 3 buku. Dua tentang histologi, dan satu tentang fisiologi tubuh manusia. Apa daya, karena kesibukannya di hari ini, Jani baru sempat menyentuh buku yang…

I Saw Her

I saw her. Again. Today. Just like a clam, she is just too soft, flimsy, and subdued inside. Being fake, she got herself covered by a massive hard shelter. And as a clam, all these while, she has been trying to protect herself from her surroundings with the shell. One which makes people fooled and…

Suatu Hari di Sebuah Coffee Shop

1 gelas Latte. “Silakan,” ujar waiter sembari menyajikan segelas Latte panas. “Thank you,” balas si wanita. Wanita itu terlihat gusar. Duduk sendiri, di sudut ruangan salah satu coffee shop di kawasan Melawai ini. Ia nampak menyibukkan diri dengan smartphonenya, sambil sesekali diliriknya arah pintu masuk. Rambut wavy-nya diikat ke belakang, sesaat setelah waiter meletakkan Latte pesanannya…

Sempurna Tanpa Tapi

Aku tidak sedang berbicara tentang luasnya hamparan pasir halus yang tak berujung ataupun damainya suara debur ombak di kejauhan. Aku juga tidak sedang berbicara tentang riuhnya gerombol burung laut yang terbang menuju horizon ataupun hangatnya merah jingga langit di barat. Kita tidak sedang berbincang tentang suatu senja yang sempurna di tepi laut. Karena kita, tidak pernah…

Let’s Get Lost

“Let’s get lost, lost in each other’s arms Let’s get lost, let them send out alarms…” Suara Chet Baker menyenandungkan Let’s Get Lost tersetel di mobil yang sedang kamu kemudikan. Matahari nampak mengintip centil dari balik-balik perbukitan Dieng yang kita lalui sore ini. Di jalan setapak pada salah satu perbukitan, kamu menepikan mobil, dan mengajakku…

Menemukan Semesta

Tahukah kamu, aku telah melewati milyaran atau mungkin triliyunan detik dalam hidupku untuk hari ini? Ah siapa peduli, aku bukan ahli matematika untuk menghitung secara pasti berapa detik yang telah kulewati, pun bukan seorang yang gemar berkawan dengan mesin penghitung untuk mengetahui berapa. Dan tahukah kamu, aku telah melalui ribuan mil dalam hidupku untuk hari…

Kisah Titik

Aku membenci aku yang memiliki otak kecil tapi berjejal penuh dengan banyak sekali tanda tanya. Milyaran tanda tanya yang bersarang di otak dan lalu menjalar ke seluruh tubuhku ini tumbuh dalam suatu sistem paralel, yang jika dibentangkan, mungkin mampu menyelimuti semesta. Ketika muncul satu tanda tanya, ratusan lainnya menyusul. Ketika satu terjawab, tumbuhlah seribu yang…

Dialog Hujan dan Kopi

15:15. Di satu sudut kafe di kawasan Kemang. Hujan rintik-rintik. Lintang melirik ke arah jam tangannya, sudah hampir 30 menit ia berada di meja itu. Gusar. 3 buah majalah Cosmopolitan yang diambilnya dari rak di pojok ruangan kafe telah tuntas dibolak-baliknya. Dan Hazelnut Latte yang dipesannya pun sudah tidak lagi bisa dikatakan hangat. Menanti seorang…