Warisan Cita-Cita

Waktu menunjukkan pukul satu dini hari ketika Jani masih nampak sibuk dengan bacaannya. Siang tadi, ia menyempatkan diri untuk mampir ke perpustakaan kota untuk meminjam buku-buku. Kali ini pilihannya jatuh kepada 3 buku. Dua tentang histologi, dan satu tentang fisiologi tubuh manusia.

Apa daya, karena kesibukannya di hari ini, Jani baru sempat menyentuh buku yang dipinjamnya ketika malam mulai larut. Ditumpukkan olehnya buku-buku tersebut di meja makan, dan mulailah ia membukanya satu demi satu halaman. Kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan khususnya bidang kedokteran rupanya mampu menghapuskan rasa lelah dan kantuknya setelah beraktivitas penuh seharian ini.

Waktu menunjukkan pukul satu dini hari ketika pintu rumah Jani dibuka. Seorang laki-laki masuk ke rumah, dan tanpa menghampiri Jani yang duduk menghadap ke arah pintu, laki-laki tersebut berseru,

Belum selesai juga ngimpi jadi dokter? Ngurusin anak aja belum becus, buat apa mau ngurus pasien!

Ujarnya sembari masuk ke kamar utama. Menutup pintu.

.

Laki-laki tersebut adalah Wira. Suami Jani.

Yang empat tahun lalu meminang Jani dan membawanya hijrah ke ibukota.

Bulan Agustus mereka menikah.

Hanya dua bulan terpaut setelah ijazah SMA dikantongi oleh Jani di bulan Juni.

.

Jani menangis.

Meletakkan buku-bukunya, dan beranjak ke kamar tidur Aisa.

Diintipnya putri kecilnya itu yang sedang terlelap.

Putri kecilnya yang bercita-cita ingin menjadi dokter suatu hari kelak.

Mewakilkan cita-cita sang ibu.

Ibu Jani. 22 tahun. Pekerjaan: ibu rumah tangga.

.

Jakarta, 7 Juli 2017 – Bagi sebagian di antara kita, cita-cita terlalu mahal untuk ditebus, juga terlalu jauh untuk direngkuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s